Dibawah ini adalah permasalahan yang ada di sekolah,dengan faktor,dampak, dan cara penyelesaiannya.
PERGAULAN BEBAS DI SEKOLAH

Woowww…woowww..dan
wooooww….pergaulan memang begitu luas gan. Ya
gakkk…ya gakk????
Temen –
temen mesti udah tahu yang namanya pergaulan, baik itu dalam lingkungan masyarakat ataupun
dilingkungan pendidikan (bangku perkuliahan). Apalagi kalau ngekost wwwahhhh
pasti sudah tidak terkendali udah jauh dari orang tua, hidup mandiri, bebas mau
ngapain aja, Hidup bebas di kost-kost an itu emang bener banget dan nikmat
banget hehehe katanya (tapi bener si) hihihihi.
Tinggal satu
kost dengan kakak itu ada enak nggak enaknya. Enaknya: tiap awal bulan nggak
perlu cemas bakal ditagih uang kost, trus dikasih uang jajan pulak. Nggak
enaknya, kita nggak sebebas saat nge-kost.
Tetapi
beda ceritanya bila kita ngekost sendiri, tidak ada kakak yg ngelarang dan jauh
dari pantaun orang tua. Kita bebas mau ngapain aja sesuka hati seperti :
1. Pulang kuliah lansung tidur, tidak ada yang
dikerjain kecuali menyenangkan diri sendiri.
2. Bila suadah punya cewek/cowok seenaknya sendiri
mau ngapain dikost tanpa takut ada yang ngomel atau yang mengawasi.
3.
Kalo malas nyuci, tumpuk aja tuh baju dibawah
tempat tidur, bungkus kantong plastik biar nggk banyak nyamuk Nggak
bakal ada yang ngomel.
4.
Kalo malas nyetrika, lipat aja tuh baju tarok
dibawah bantal, tidurin semalaman.
5.
Nggak perlu bantu nyapu rumah
6.
Kalo malas masak, tungguin aja tukang bakso lewat
di depan kost-kost an.
7. Kalau uang habis tinggal minta sama oarang tua,
sebenernya si masih uangnya tapi, buat nambah uang jajan aja biar bisa pergi
sama pacar atau gebetan….hahahaha…..(kasian orang tuanya brow)
8.
Dan yang lain – lain.
Uuuuuhhhhhh……..betapa
enaknya orang ya ngekost, apa – apa bebas tidak ada yang ngelarang ya gak
brroooww…??? Pasti jawabannya iya dong……….. kan kalian juga yang tau
hehehehehe….piiiiiiiiisssssssss wkwkwk.
Eiiitssssss…… tapi
tunggu, yang saya akan bahas disini bukan masalah enak gak enak jadi anak kost
tetapi, pergaulan bebasnya itu lo yang jadi masalah apalagi usia remaja atau
masa – masa SMA dan bangku perkuliahan yang rentan terhadap godaan – godaan dalam
pergaulan. Remaja disini rasa ingin tahunya sangat tinggi, dan juga ingin
mencoba – coba tak peduli itu baik atau buruk nantinya dibelakakang tahunya
yang penting enjoy dan senang untuk dirinya sendiri. perilaku yang menyimpang
dari batas “normal” atau melewati batas kewajaran. Adapun penyebabnya sebagai
berikut:
1. faktor
orang tua
orang tua …eeemm orang tua disini sangat berperan
penting bagi kembang tumbuhnya anak. Tetapi kenyataannya berbeda dari apa yang sudah direncanakan. Kuliah jauh
dari orang tua dan ngekost kumpul dengan temen”. Tahunya orang tua si baik –
baik saja di sana (kost maksudnya). Tetapi ini justru yang jadi kekawatiran biasanya
untuk pelampiasan anak pengen ngapain aja gak ada yang ngelarang, karena dirumah
suruh ini, itu dan haruh dikerjakan karena perintah orang tua (terpaksa).
2. Agama.
Agama merupakan landasan
hidup bagi seorang individu, tanpa agama atau pedoman hidup sesorang akan
kacau, terlebih – lebih para remaja – remaja sekarang ini tanpa dilandasi agama
akan semena – mena dalam bergaul dan tidak terkontrol. Iya kan saudaraku….?
3. Perubahan zaman.
Zaman sekarang adalah zaman
dimana serba elektronik, baik itu hp, internet, dan media sosial lainnya. Sangatlah
mudah dalam mengakses apapun baik video xxx dan lain”, Remaja
biasanya lebih tertarik untuk meniru kebudayaan barat yang berbeda dengan
kebudayaan kita, sehingga memicu mereka untuk bergaul seperti orang barat yang
lebih bebas. Ada orang berkata ndeso kalau gak ngikuti perkembangan zaman. (Tapi bener si.)
Wah….Waahh…Waaahhh kok serius amat bacanya, jangan
tegang dulu dong saudaraku ini masih ada yang parah lagi lo…belum tau dampaknya
to: Pergaulan
bebas identik sekali dengan yang namanya “dugem” (dunia gemerlap). Yang sudah
menjadi rahasia umum bahwa di dalamnya marak sekali pemakaian narkoba. Ini
identik sekali dengan adanya seks bebas, terlebih – lebih hamil duluan hahahaha
kaya lagunya tity wibowo aja wkwkwk, bolos sekolah dan lain - lain. Yang
akhirnya berujung kepada HIV/AIDS. Dan pastinya setelah terkena
virus ini kehidupan remaja akan timpang tindih kacau balau. Khususnya untuk kelompok
umur remaja SMA/ bangku perkuliahan.
Cara mengatasi pergaulan bebas
Seharusnya
kita sebagai pemuda yang berpendidikan seharusnya mengetahui dampak dan akibat
dari pergaulan bebas tadi. Sehingga kita tidak akan terjerumus dalam tindakan
yang dilarang oleh agama. Pergaulan bebas dalam kehidupan bermasyarakat memang
bukan hal yang asing lagi karena setiap hari para remaja sudah melakukan hal
tersebut. Untuk mencegah hal itu maka haruslah ditanamkan pengetahuan tentang
bahayanya pergaulan bebas karena dampak dari pergaulan bebas ini akan dirasakan
oleh berbagai macam pihak seperti keluarga, masyarakat dan yang lebih menyesali
atas tindakannya tersebut adalah dirinya sendiri.
Atau bisa
juga dengan mengadakan talk show tentang bahayanya pergaulan bebas, ini secara
tidak langsung bisa menggugah kesadaran para remaja akan bahayanya pergaulan
bebas. Pergaulan bebas disini terpengaruh oleh budaya luar dengan gayanya
buddhaya luar yang bebas dan sangat mudah untuk mengaksesnya. Mengadakan lomba
busana jepang seperti naruto dan lain sebagainya….itu kan jadi lebih bermanfaat
kan dibanding gaul dengan hal – hal yang berbau negative kalau dipandang orang.
UUUUUHHHH
serem to kalau tahu dampaknya seperti itu apakah anda ingin mencoba..? tentunya
jangan untuk permasalahan tadi, tapi tirulah cara penyelesaianya saja untuk
membantu temen kalian ok…….!!!!!(kaya orang bener aja HIHI…..:) Good
luck deh untuk kalian semoga bermanfaat.
Sekian permasalahan yang bisa saya bahas dan cara
penyelesaiannya semoga dapat bermanfaat bagi yang membacanya.
INGAT!!!!!
Kualitas diri anda
selalu sama dengan kualitas pergaulan anda.
……………TRIMAKASIH…………